Usaha Budidaya Sapi Potong

By On Tuesday, December 16th, 2014 Categories : Peternakan

Usaha Budidaya Sapi Potong – Jenis usaha yang satu ini adalah jenis usaha yang bisa di bilang usaha sampingan dan hal itu masih banyak di terapkan oleh para peternak sapi di Indonesia khusus nya, namun ada pula yang membuka usaha budidaya sapi potong ini sebagai usaha pokok nya, dan yang terpenting dalam usaha budidaya sapi potong ini harus memperhatikan 3 K yaitu Kesehatan, Kualitas dan Kuantitas, maka jika 3 K itu benar-benar di perhatikan, bukan tidak mungkin usaha skala kecil pun akan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Budidaya sapi potong

Usaha Budidaya Sapi Potong

Budidaya Sapi Potong

Rata-rata usaha yang di bangun dalam budidaya sapi potong ini yaitu pembesaran bibit atau bisa juga di sebut dengan sebutan penggemukan dan biasa nya yang di lakukan para pengusaha ini rata-rata mengambil sapi yang agak dewasa sedikit yang bertujuan agar penggemukan nya itu tidak memerlukan waktu yang lama, dimana jika mengambil sapi yang dewasa itu waktu penggemukan nya hanya memerlukan waktu sekitar 3 sampai 5 bulan saja.

a. Jenis-jenis sapi potong

  1. Sapi Brahman,
  2. Sapi Ongole,
  3. Sapi Bali,
  4. Sapi Limousin, dan
  5. Sapi Madura.

Kelima jenis sapi di atas di yakini mempunyai keunggulan yang lebih bila di bandingkan dengan jenis-jenis sapi yang lain nya, karena pada umum nya kelima jenis sapi itu lah yang banyak di budidayakan oleh para peternak sapi di Indonesia.

Selain itu dalam usaha budidaya sapi ini bisa berjalan dengan mulus dan lancar tentu nya anda juga harus memperhatikan ciri dari sapi yang akan anda rawat sejak dini atau sejak bakalan karena jika kita asal-asalan dalam memilih sapi bakalan nya tentu saja resiko kegagalan itu sangat besar, lain lagi dengan pemilihan bakalan yang benar tentu saja resiko itu bisa di minimalisir.

b. Ciri-ciri sapi potong bakalan yang berkualitas

  1. Jenis kelamin nya jantan,
  2. Usia nya 2,5 tahun,
  3. Kotoran yang di keluarkan nya itu normal,
  4. Bulu halus,
  5. Memiliki pandangan mata yang bersinar atau cerah,
  6. Memiliki tubuh yang kurus kurang makan bukan karena sakit,
  7. Panjang tubuh nya mencapai 170 cm,
  8. Lingkaran dadanya sekitar 133 cm,
  9. Tinggi pundak nya sekitar 135 cm,
  10. Mempunyai tubuh nyang lebar dan bulat.

c. Pelaksanaan budidaya sapi potong 

Agar mendapatkan hasil sapi yang bagus dan perkembangan tubuh nya itu tidak monoton, sebaik nya anda harus membuatkan kandang dengan ukuran sekitar 1,5 X 2,5 meter dengan tujuan agar sapi tersebut bisa bergerak dengan leluasa sehingga tubuhnya tidak merasa di tekan karena lahan nya yang sempit jadi usahan dalam membuat kandang itu harus yang luas agar sapi bebas bergerak.

Selain itu dalam usaha budidaya sapi potong ini juga harus di perhatikan asupan makanan nya agar sapi tumbuh dengan baik, dan menurut hasil penelitian jika sapi yang hanya di beri hijauan saja pertumbuhan nya itu sangat telah dan lama, sehingga usaha nya itu akan rugi karena waktu.

Supaya pertumbuhan nya itu bisa berjalan dengan cepat dan baik, sebaik nya pakan jangan hanya hijauan saja tapi harus di campur dengan konsentrat, dan konsentrat itu bisa berupa ampas tahu, kulit biji kedelai, bekatul dan ampas bir selain itu bisa juga dengan menambahkan kulit nanas atau juga bisa dengan pakan buatan pabrik yang banyak di jual di pasaran.

Dan perlu juga anda ketahui, jika sapi itu membutuhkan nutrisi yang baik untuk tubuh nya, dan salah satu nutrisi yang di butuhkan untuk tubuh sapi itu seperti : asam amino seperti Histidin, argini, isoleusin, dan lain-lain, selain itu asupan vitamin dan mineral juga jangan sampai di lewatkan.

Selain itu kandang sapi juga harus anda perhatikan kebersihan nya agar sapi yang ada di dalam nya bisa terbebas dari berbagai serangan penyakit, dan sebaik nya kandang di bersihkan setiap hari, karena dalam segala sesuatu pun lebih baik menjaga dari pada mengobati sehingga anda harus teliti sebelum dating penyakit, dan jenis penyakit yang biasa menyerang itu yaitu seperti kembung, kuku dan mulut dan cara pengendalian nya itu tergantung dari penyakit itu sendiri.

Penting :

Faktor-faktor yang  mempengaruhi hasil daging yaitu :

  1. pakan harus yang berkulitas bagus seperti yang telah di terangkan di atas,
  2. Jenis kelamin nya harus jantan karena perkembangan tubuh nya lebih cepat jantan dibandikan sapi betina,
  3. Faktor genetic, dan
  4. Manajemen pemeliharaan yang baik dan benar.

Budidaya sapi potong

Nah seperti itulah tutorial tentang Usaha Budidaya Sapi Potong, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menjadikan situs ini sebagai info yang anda butuhkan, sekali lagi saya ucapkan terimakasih dan salam sukses.