Cara Ternak Parkit Mudah Untuk Dilakukan

Ternak Parkit mudah untuk dilakukan jika tahu caranya– Burung Parkit atau dikenal dengan istilah asing dengan nama Parkeet Bird. Di Indonesia burung ini begitu digemari karena terkenal dengan kicauannya yang tergolong unik dan burung ini juga terkenal akan kecerdasannya. Bahkan beberapa diantaranya ada juga yang bisa berbicara atau menirukan kicauan burung lain, maka pantas jika dalam perawatan burung ini begitu spesial mulai dari kandang hingga makanannya.

Jika anda tertarik untuk memelihara burung parkit atau tertarik untuk membudidayakannya, maka tentunya anda harus mengetahui jenis-jenis burung parkit itu sendiri.

Pada umumnya, burung parkit terdiri dari 3 jenis, yaitu :

  • Parkit Australia

Parkit Australia

Dengan mendengar namanya saja, tentunya anda sudah dapat memastikan jika burung parkit ini berasal dari Australia. Meskipun demikian, burung parkit Australia juga sangat mudah beradaptasi dengan iklim di Indonesia. Hal ini dikarenakan, iklim dan cuaca di negara kita ini tidak berbeda jauh dengan iklim yang terkenal dengan kanggurunya .

  • Parkit Lokal

Parkit lokal

Burung parkit lokal bukan berarti asli dari Indonesia, jenis parkit ini juga berasal dari luar negeri namun sudah sejak lama dikembangbiakan di Indonesia. Dengan begitu, jenis parkit ini juga cukup mudah untuk dikembangbiakan.

  • Parkit Holland

parkit holland

Burung Parkit Holland merupakan jenis parkit yang sengaja di datangkan langsung dari Belanda, bentuk dan ukuran parkit Holland lebih besar dibandingkan dengan jenis burung parkit pada umumnya. Untuk jenis parkit ini tidak cocok dikembangbiakan oelh para peternak pemula karena pemeliharaan dan perawatan burung ini cukup sulit dan berbeda dengan jenis parkit lainnya. Selain memiliki ukuran yang lebih besar, Parkit Holland juga memiliki warna bulu yang sangat cantik. Burung ini sangat sulit dikembangbiakan di Indonesia, karena iklim dan cuaca disini sangat berbeda jauh dengan iklim dan cuaca di Belanda.

Itulah beberapa penjelasan mengenai jenis-jenis burung parkit yang populer, mungkin dari penjelasan diatas dapat dijadikan sebagai pertimbangan bagi anda yang berencana untuk beternak burung parkit. Meskipun memelihara burung parkit Holland tergolong sulit untuk dikembangbiakan di Indonesia, namun dengan berbekal pengetahuan dan pengalaman yang cukup tidak menutup kemungkinan anda bisa membudidayakannya sesuai dengan cara anda sendiri.

(Baca juga cara ternak lovebird)

Bagi anda yang tertarik untuk beternak burung parkit selain parkit Holland, kami telah siapkan informasi mengenai cara ternak parkit yang baik dan mudah bagi para pemula. Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak informasi selengkapnya dibawah berikut ini.

Cara Beternak Burung Parkit

Di dalam beternak burung Parkit, terdapat beberapa hal penting yang perlu anda perhatikan, yaitu :

  1. Cara Memilih Pasangan Untuk Burung Parkit

Hal pertama yang harus anda lakukan dalam beternak burung parkit yaitu mencarikan pasangan yang cocok untuk dikawinkan. Mengingat burung ini merupakan jenis burung yang setiap pada pasangannya, sehingga harus ditentukan pasangan yang cocok agar bisa dikembangbiakan. Anda dapat mencarinya di toko-toko penjual burung, peternak atau juga teman. Pada saat anda menemukan penjual burung yang memiliki banyak pilihan burung parkit untuk dijadikan bibit, maka pastikan anda membeli sepasang dan sudah berjodoh.

Namun jika anda membeli burung parkit secara terpisah, maka anda harus bisa menentukan jenis burung parkit jantan dan juga betina. Dalam pemilihan ini tentunya membutuhkan waktu yang cukup lama, karena pasangan burung harus cocok dan berjodoh, terkadang ada sepasang burung parkit yang sulit atau bahkan tidak mau berjodoh. Maka dari itu, sebaiknya anda memiliki beberapa burung parkit untuk dijodohkan, sehingga burung-burung dapat menentukan pasangan yang diinginkan. Sehingga, jika yang satu tidak mau berjodoh, maka dapat dijodohkan dengan burung lainnya.

(Baca juga cara ternak burung cucak rowo)

Berikut ini merupakan cara memilih dan menentukan indukan parkit yang baik untuk dikembangbiakan, ciri-cirinya yaitu:

  • Jinak dan juga tidak takut dengan manusia, sehinggi burung tidak akan mudah stres saat akan dipelihara atau dikembangbiakan.
  • Sehat dan tidak cacat
  • Bergerak licah dan juga sering berkicau
  • Memiliki nafsu makan yang bagus
  • Memiliki mata yang jernih dan tidak berair
  • Memiliki bulu yang bagus dan sehat
  1. Cara Mendodohkan Parkit

Didalam menjodohkan pasangan burung parkit dapat dilakukan dengan memasukan parkit jantan dan betina pada sangkar terpisan, lalu kedua sangkar tersebut ditempelkan tepat pada bagian pintu sangkarnya. Setelah itu buka pintu kedua sangkarnya dengan posisi berhadapat, sehingga kedua sangkar tersebut bisa saling terhubung. Jika burung parkit jantan tersebut mulai tertarik, maka perlahan akan pinsah dan mendekati parkit betina untuk melakukan perkenalan. Selanjutnya, biarkan sepasang burung parkit tersebut melakukan proses perkenalan minimal selama 1 minggu. Setelah kedua burung tersebut mulai akrab dan mulai saling menyukai dengan ditandai burung sering berkicau, maka hal tersebut menandakan jika perjodohan berhasil dilakukan.

Setelah kedua burung parkit tersebut saling menyukai satu sama lainnya, maka langkah selanjutnya yaitu dengan memasukan burung parkit betina kedalam sangkar ternak agar dapat mulai beradaptasi. Tetapi perlu di ingat, sangat parkit jantan juga jangan dijauhkan dari sangkar ternak. Setelah belangsung selama 3-4 hari, maka parkit jantan sudah mulai dari disatukan kedalam sangkar ternak bersama dengan burung parkit betina untuk melakukan perkawinan.

  1. Cara Membuat Kandang Penangkaran Parkit 

Kandang untuk penangkaran sebaiknya dibuat berukuran minimal sekitar 40 x 40 x 60 cm yang dapat di isi sepasang burung. Namun jika anda memiliki lebih dari sepasang burung parkit, maka anda dapat menyiapkan kandang berukuran lebih besar. Untuk jumlah sekitar 6 hingga 10 pasang burung parkit, sebaiknya dibuatkan kandang penangkaran berukuran 100 x 100 x 180 cm. Atau anda juga dapat memasukan sepasang burung parkit pada setiap satu kandang, sehingga tidak akan terganggu dengan pasangan burung lainnya.

(Baca juga cara ternak cucak ijo)

Di dalam kandang juga jangan lupa untuk meletakan ranting atau sejenisnya untuk tempat bertengger, karena jenis burung ini suka sekali bertengger apalagi saat sedang memasuki masa perkawinan. Selanjutnya, siapkan juga sarang khusus untuk bertelur. Anda dapat membuatnya sendri atau membeli sarang buatan yang terbuat dari bahan rotan yang banyak dijual di toko pakan dan perlengkapang burung.

  1. Cara Pemberian Pakan

Jenis pakan kesukaan burung parkit yaitu biji-bijian, sayuran dan juga buah-buahan. Dari sekian banyak jenis pakan biji-bijian, beberapa jenis biji-bijian yang paling disukai yaitu biji milet merah, biji milet putih, wortel, bayam, kol, buah pepaya, buah pisang, buiah pir dan juga apel. Selain beberapa jenis makanan tersebut, sebaiknya anda juga tidak lupa untuk memberikan multivitamin yang sangat penting untuk menjaga kesehatan dari burung parkit itu sendiri. Jenis multivitamin yang baik untuk burung parkit cukup banyak, anda bisa menanyakannya pada penjual pakan dan obat-obatan khusus untuk peternakan.

(Baca juga cara ternak kenari)

Bagaimana, cukup mudah dan sederhana bukan?

Demikianlah informasi dari kami mengenai cara ternak parkit untuk pemula, semoga informasi yang kami sampaikan diatas dapat bermanfaat untuk anda semua.

Selamat mencoba dan semoga berhasil 😀

Demikian ulasan mengenai Cara Ternak Parkit Mudah Untuk Dilakukan yang dapat sobat baca dan simak di Hewan.co! Semoga dengan adanya informasi mengenai "Cara Ternak Parkit Mudah Untuk Dilakukan" tersebut dapat memberikan informasi lebih lanjut. Selalu kunjungi website Hewan.co unuk mendapakan Info tentang dunia hewan secara online yang lebih lengkap dan terdepan.

Cara Ternak Parkit Mudah Untuk Dilakukan