Cara Budidaya Ikan Gabus

By On Monday, April 28th, 2014 Categories : Ikan

Cara Budidaya Ikan Gabus – Meskipun pasaran ikan gabus belum semarak seperti ikan-ikan konsumsi yang lain nya yang biasa kita jumpai dan kita temukan di pasar, tapi banyak orang yang mencari artikel tentang ikan gabus ini dan hal itu membuat saya tergugah untuk membuat artikel tentang ikan gabus yang selama ini banyak di cari orang-orang.

 Budidaya Ikan Gabus

 Cara Budidaya Ikan Gabus

Keperluan ikan gabus ini memang belum seberapa bila di bandingkan dengan jenis ikan yang lain nya yang biasa di konsumsi oleh masyarakat tapi kini banyak orang yang mulai membuka usaha dan mengembangkan ikan gabus ini.

Sifat dari ikan gabus yang menyukai makanan yang terapung dan mengambang di permukaan air ini membuat para peternak mengikuti gaya hidup nya atau dalam artian cara  pemijahan nya itu di lakukan dengan cara alami dan tidak di lakukan dengan cara khusus atau cara-cara yang lainnya.

 Ada pun cara membudidayakan ikan gabus ini adalah :

1. Memilih induk yang siap kawin

Cara memilih ikan gabus yang siap kawin atau siap pijah itu sangat gampang sekali yaitu bila induk betina bisa  di lihat dari bentuk perut nya yang bulat dan lembek, selain itu warna perut nya terlihat terang dan apabila di tekan akan mengeluarkan butiran telur, sedangkan untuk indukan jantan  bisa di lihat dari warna tubuh nya yang terlihat gelap atau kusam, dan kepala nya yang lonjong, selain itu pada bagian kelamin nya terlihat memerah dan bila perut nya di tekan akan mengeluarkan cairan berwarna putih.

2. Pemijahan

Untuk lokasi pemijahan di saran kan agar membuat kolam atau tempat dengan ukuran lebar 3 meter, panjang nya 5 meter, dan tinggi nya 1 meter, dan setelah kolam di buatkan jangan langsung di isi air tapi kolam harus di keringkan dulu selama kurang lebih 3 sampai 4 hari, setelah di keringkan isi kolam dengan air dengan kedalaman setengah dari ketinggian kolam lalu kemudian masukan induk jantan dan induk betina yang akan di pijah kan.

Untuk menghasilkan telur yang banyak dan berkualitas sebaik nya kolam di beri eceng gondok hingga memenuhi sebagian kolam, selain itu kolam juga harus di aliri oleh air yang mengalir selama pemijahan agar terkesan hidup di habitat asli nya.

3. Penetasan telur

Setelah induk-induk ikan gabus terlihat bertelur, kita dapat mengambil nya dan memindahkan nya ke tempat yang telah kita sediakan sebelum nya yaitu di tempatkan di tempat khusus penetasan dan itu bisa di buatkan seperti akuarium dll.

Untuk membuat tingkat keberhasilan nya tinggi, sebaiknya tempat itu di beri pemanas suhu yaitu sekitar 28 derajat dan telur-telur tersebut dapat  menetas dan berubah menjadi larva sekitar 1 sampai 2 hari.

4. Pemeliharaan larva

Pembesaran larva ini dapat di lakukan di tempat penetasan sampai 15 hari dan pemberian pakan nya dapat di lakukan setelah larva-larva tersebut berusia 2 hari dan jenis makanan yang boleh di berikan yaitu dengan naupli artemia sebanyak 3 x dalam sehari.

5. Pembesaran ikan gabus

Ikan gabus dapat di pindahkan ke tempat pembesaran setelah usia ikan atau bibit sudah mencapai 2 hingga 3 minggu dan pemberian pakan nya pun bisa langsung di ubah dengan pelet yang lebih besar lagi atau dengan pelet yang berukuran sedang yang di sesuaikan dengan berat ikan gabus tersebut.

Budidaya Ikan Gabus

Seperti itulah Cara Budidaya Ikan Gabus , semoga bermanfaat dan selamat mencoba mengembangkan usaha anda semoga sukses.

Leave a Reply