Cara Mudah Beternak Domba Panduan Lengkap

  1. Reproduksi dan Masa Perkawinan Domba

Bagi para pelaku peternak Domba, tentunya mereka harus mengerti mengenai sistem pengelolaan reproduksi dan juga proses perkawinan domba. Hal ini bertujuan agar proses perkawinan domba dapat dilakukan dengan tepat waktu dan juga terencana dengan baik.

Pada saat domba telah mencapai umur yang cukup yaitu sekitar 6 sampai 8 bulan, biasanya baik domba pejantan maupun domba betina sudah memasuki usia dewasa kelamin yang memungkinkan pada usia tersebut domba sudah mulai melakukan perkawinan pertama. Kemudian setelah memasuki usia 10 sampai 12 bulan, biasanya usia tersebut sudah memasuki usia dewasa secara fisik atau tubuh. Pada usia ini keduanya sudah siap untuk dikawinkan dan pada usia ini perkawinan domba bisa dikatakan berhasil jika keduanya sama-sama birahi.

  1. Proses Kelahiran Anak Domba

Pada umumnya, masa kehamilan domba berlangsung selama 150 hari atau sekitar 5 bulan. Untuk itu, sebaiknya kandang anakan domba sudah disiapkan jika indukan sudah siap untuk melahirkan. Pastikan juga jika kandang anakan dalam kondisi kering dan juga bersih, pada lantai kandang anakan juga diberi jerami kering atau karung goni kering yang bersih. Selain itu, siapkan obat luka seperti yodium untuk mengobati loka bekas potongan tali pusar agar cepat kering.

Ciri-ciri indukan yang akan segera melahirkan, yaitu :

  • Perut sudah menurun dan pinggul menjadi kendur
  • Alat kelamin mulai membesar, basah dan kemerahan
  • Sering buang urin
  • Ambing susu domba membesar dan jika putting susunya di pencet akan mengeluarkan kolostrum
  • Indukan domba akan merasa gelisah dan sering bersuara

Jika tanda-tanda diatas sudah terlihat, maka sebaiknya anda tidak kemana-mana dulu untuk membantu proses kelahiran seperti memotong tali pusar anak domba.

  1. Pemeliharaan

Di dalam beternak domba, tentunya dibutuhkan keterampilan dan juga kesabaran. Karena hampir setiap hari anda harus melakukan pemeliharaan mulai dari mencari rumput, membei makan, memandikan, mencukur, memantau dan memeriksa kondisi kesehatan domba serta menjaga kebersihan kandang dan sekitar kandang agar domba-domba yang anda pelihara tetap sehat dan tumbuh dengan baik.

Langkah-langkah ini tentunya menjadi pekerjaan yang harus anda lakukan setiap harinya, sehingga bisnis peternakan anda dapat berjalan lancar dan sukses. Jika domba yang anda ternak jumlahnya cukup banyak, tidak ada salahnya jika anda merekrut beberapa karyawan untuk membantu mengelola peternakan domba anda.

  1. Pemberian Obat dan Vaksin

Pemberian obat atau vaksin dapat dilakukan melalui cara penyuntikan pada bagian tubuh domba. Pemberian vaksin dapat dilakukan setidaknya 6 bulan sekali, proses vaksinasi ini hanya dilakukan jika umur domba sudah menginjak minimal 1 tahun dan dapat dilakukan vaksinasi kembali setelah 2-3 bulan. Beberapa vaksin yang diberikan antara lain seperti vaksin Serum anti anthrax, vaksin AE, vaksin Spora (Max Sterne) dan juga Vaksin SE (Septichaemia Epizootica).

Bagaimana, apakah anda tertarik untuk beternak domba?

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai panduan cara ternak domba yang baik dan menguntungkan, semoga panduan diatas dapat mudah di pahami dan semoga bermanfaat.

Selamat mencoba dan semoga berhasil 😀