Cara Mudah Beternak Domba Panduan Lengkap

Cara Beternak Domba – Ternak merupakan kegiatan yang dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang sangat menjanjikan, karena usaha ini dapat mendatangkan banyak sekali keuntungan bagi para pelakunya. Dengan menerapkan sistem pengelolaan yang tepat dan konsisten tentunya dapat menghasilkan produksi domba yang berkualitas, namun untuk mendapatkan semua itu dibutuhkan pengetahuan yang cukup dan juga keterampilan di dalam beternak domba.

Memiliki sikap disiplin ilmu dan juga praktek lapangan sesuai dengan tuntunan dapat membawa kita kepada pintu kesuksesan dalam usaha ternak domba. Disamping memiliki bekal ilmu yang cukup dan juga keterampilan dalam beternak tentunya tidak akan pernah terwujud tanpa adanya modal dan juga lahan yang strategis dan memadai untuk menjalankan usaha ini. untuk itu, sebelum memulai bisnis ini alangkah baiknya jika kita mempersiapkan terlebih dahulu semua keperluan yang dibutuhkan.

Cara Beternak Domba

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa jenis domba yang populer dan banyak dikembangbiakan diantaranya yaitu domba kampung, domba garut atau juga lebih dikebnal dengan sebutan domba priangan. Selain itu, ada juga jenis domba yang dikenal dengan sebutan doma ekor gemuk dan doma ekor tipis.

Panduan Sederhana Cara Beternak Domba yang Mudah Dilakukan

Bagi anda yang berminat untuk memulai bisnis beternak domba, mungkin pedoman yang akan kami ulas kali ini dapat bermanfaat untuk anda semua. Berikut ini merupakan pedoman lengkap mengenai teknis dalam beternak domba yang baik, yaitu :

  1. Penyediaan Sarana dan Peralatan yang memadai

Sebelum kita memulai usaha ternak domba, hal pertama yang harus kita persiapkan yaitu kandang domba yang nyaman dan memenuhi syarat. Beberapa syarat yang wajib di penuhi, antara lain seperti :

  • Paskikan kandang yang dibuat menggunakan bahan material yang kuat agar dapat digunakan dalam waktu lama.
  • Buatlah kandang berbentuk panggung
  • Sesuaikan bentuk dan ukuran kandang sesuai dengan usia dan juga ukuran domba
  • Sebaiknya posisi kandang menghadap timur agar terkena sinar matahari pagi secara langsung
  • Kandang harus memiliki ventilasi udara yang baik
  • Jagalah kebersihan kandang
  • Pastikan jika atap kandang menggunakan bahan yang dapat menahan terik panas, misalnya menggunakan daun rumbia atau genteng

Sebaiknya kandang domba dibagi menjadi beberapa tipe sesuai dengan fungsinya, seperti :

  • Kandang utama

Kandang ini digunakan untuk indukan dan juga untuk proses penggemukan domba. Penting untuk diketahui, bahwa kandang domba idealnya berukuran 1 x 1 meter persegi.

  • Kandang indukan dan anakan

Kandang ini dapat digunakan untuk domba induk yang sedang menyusui, biasanya proses menyusui ini dilakukan selama 3 bulan. Ukuran kandang yang diperlukan yaitu berukuran 1,5 x 1 meter persegi, sedangkan untuk anakan membutuhkan kandang berukuran 0,75 x 1 meter persegi.

  • Kandang Domba Jantan

Untuk kandang domba pejantan, sebaiknya dibuatkan kandang berukuran 2 x 1,5 meter persegi.

Setiap kandang domba pastikan telah dilengkapi dengan perlengkapan pendukung seperti tempat pakan, tempat minum dan juga tempat menampung kotoran. Selain itu, sediakan juga tempat atau lahan umbaran yang dapat dipergunakan untuk menjemur domba setelah dimandikan atau pada saat kandang sedang dibersihkan.

  1. Pembibitan

Faktor penentu kesuksesan dalam beternak domba yang pemilihan bibit unggulan yang tepat, dimana kriteria bibit domba unggulan memiliki ciri-ciri seperti :

  • Memiliki tubuh sehat
  • Memiliki fisik yang sempurna atau tidak cacat
  • Aktif bergerak
  • Riwayat keturunan domba unggulan dengan presentasi kelahiran tinggi
  • Pertumbuhan cepat dan memiliki presentasi daging tinggi

Pemilihan calon indukan dan pejantan domba yang baik untuk beternak domba

  • Pemilihan calon indukan domba haruslah memiliki beberapa kriteria seperti, berumur lebih dari 1.5 tahun, sehat dan tidak cacat, fisik yang baik dan memiliki birahi yang tinggi.
  • Pemilihan calon pejantan harus memiliki beberapa kriteria seperti, berusia diatas 1,5 tahun, sehat dan tidak cacat, keturunan dari indukan yang memiliki sifat prolifik (sering beranak kembar), memiliki buah zakar simetri (sama besar), alat kelamin normal, berfostur tubuh tegap, lincah serta memiliki tingkat pertumbuhan yang cepat dan baik.

Selanjutnya: Page 2 Reproduksi dan Masa Perkawinan Domba