Panduan Cara Budidaya Ikan Gurame di Kolam Tanah

Inilah panduan cara budidaya ikan gurame tahap demi tahap dari mulai pembibitan sampai panen. Budidaya ikan gurame memang memiliki prospek yang sangat bagus jika terus dikembangkan, permintaan pasar yang tinggi, produksi yang masih rendah dan harga jual yang stabil menjadi alasan kenapa bisnis ikan gurame ini patut untuk dipertimbangkan. Selain itu, harga ikan gurame dipasaran lebih tinggi di bandingkan dengan jenis ikan air tawar lainnya sehinga bisnis ini memiliki potensi yang sangat bagus dan menguntungkan.

Di samping dari potensi yang sangat bagus, faktor pendukung dari usaha budidaya ikan gurame ini cukup memadai mulai dari ketersediaan lahan, data dan juga tehnik budidaya yang sangat memadai, ketersediaan pakan yang selalu ada sepanjang waktu dan selalu tersedianya benih gurame unggulan yang disediakan pemerintah dengan harga yang relatif lebih terjangkau melalui Balai Benih Induk (BBI).

Baca juga cara budidaya ikan gurame di kolam terpal

Cara budidaya ikan gurame

Didalam bisnis budidaya ikan gurame ada 4 bidang yang dapat dijalankan antara lain yaitu bidang pembenihan, bidang pendederan, bidang pembesaran dan juga bidang pemasaran. Ke empat bidang tersebut dapat dipilih untuk mempercepat perputaran keuangan.

Untuk memulai budidaya ikan gurame tentunya sangat dibutuhkan pengetahuan dan juga pengalaman yang memadai, karena tanpa memiliki pemahaman yang cukup bisnis ini tidak akan berjalan dengan maksimal. Bagi anda yang tertarik untuk menjalankan usaha budidaya ikan gurame, berikut ini beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar bisnis ini dapat berjala dengan baik dan menguntungkan.

Pemilihan Lokasi Lahan

Ikan gurame memang memiliki ketahanan hidup yang baik dan dapat hidup di sembarang tempat. Meki demikian, jika budidaya ikan gurame ini dijadikan sebagai peluang bisnis, maka sangat penting untuk diperhatikan kondisi lahan yang akan digunakan untuk budidaya, karena dapat berpengaruh pada kualitas pertumbuhannya. Syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam pemilihan lokasi lahan budidaya yang baik yaitu kondisi tanah, kualitas air, oksigen dan juga kesuburan air. Untuk lebih jelasnya, anda bisa simak penjelasannya dibawah berikut ini.

Syarat Lokasi Lahan yang harus dipenuhi, antara lain :

  • Lokasi lahan berada di atas ketinggian antara 20 – 500 meter dpl
  • Lahan pembuatan kolam harus memiliki tekstur tanah liat yang gempur dan mamiliki kandungan pasir 40%
  • Memiliki suhu air sekitar 25 – 28°C
  • Memiliki nilai pH 6-7
  • Kandungan oksigen dalam air cukup memadai
  • Kandungan mineral dan juga zat-zat hara dalam air tercukupi

Persiapan Budidaya Ikan Gurame

Sebelum memulai membudidayakan ikan gurame, terdapat beberapa poin penting yang harus dipersiapkan. Salah satu poin yang paling penting yaitu pembuatan kolam. Kondisi kolam yang baik tentunya dapat menjadi penentu dari berhasil atau tidaknya usaha budidaya gurame yang sedang di jalankan. Ada beberapa jenis kolam yang harus disediakan sebelum mulai membudidayakan ikan gurame, yaitu :

  • Kolam Perawatan Indukan

Kolam ini digunakan untuk mempersiapkan proses kematangan dari telur-telur dan juga untuk dijadikan tempat memelihara indukan. Kolam perawatan indukan ini berupa kolam tanah dengan luas sekitar 10m², sedangkan untuk kedalamannya sendiri minimal 50 cm dengan jumlah indukan sekitar 20 untuk indukan betina dan 10 untuk indukan jantan.

  • Kolam Pemijahan

Kolam ini dipergunakan untuk melakukan proses pemijahan ikan gurame, kolam pemijahan ini berupa kolam tanah yang berukuran luas kolam sekitar 200-300 m² dengan kedalaman kolam sekitar 80-100 cm. pada kolam pemijahan ini, sebaiknya satu indukan dewasa membutuhkan luas kolam sekitar 2-10 meter² dan suhu air kolam idealnya harus berada pada suhu 24-28°C.

  • Kolam Pendederan

Kolam pendederan atau juga dikenal dengan kolam pemeliharaan benih ini luas kolamnya tidak melebihi dari 100 meter² dengan kedalaman kolam tidak lebih dari 50 cm. sedangkan untuk kepadatan kolamnya sendiri, sebaiknya per meter kolam di isi dengan 5-50 ekor benih ikan gurame.

  • Kolam Pembesaran Ikan Gurame

Inilah cara pembesaran ikan gurame yaitu dengan menyediakan kolam khusus, kolam ini digunakan untuk memelihara benih yang telah cukup besar dan harus di pindahkan pada kolam pembesaran. Pada kolam ini tentunya segala kebutuhan harus terpenuhi agar pertumbuhan ikan bisa lebih cepat dan maksimal, sehingga pada saat dipanen hasilnya bisa memuaskan. Pada kolam pembesaran ini sebaiknya setiap 1 meter persegi di isi dengan 10 ekor ikan gurame dewasa.

  • Kolam Pemberokan

Kolam pemberokan adalah jenis kolam yang digunakan untuk membersihkan ikan dari kotoran yang menempel pada tubuh ikan dan sekaligus menghilangkan bau lumpur yang sering menempel pada ikan setelah di panen. Kolam ini dibuat dari kolam tanah atau semen, gunakan air yang mengalirkan agar air tetap bersih.

  • Sarana Penunjang

Setelah mempersiapkan kolam untuk budidaya ikan gurame, persiapan lain yang dibutuhkan yaitu adanya sarana penunjang. Beberapa sarana penunjang yang dibutuhkan antara lain seperti aerator, substrat untuk bertelur, alat untuk mengangkut, alat penangkapan ikan dan juga masih banyak berbagai perlengkapan lain serperti pupuk, kapur dan juga obat-obatan ikan.

Cara pembesaran ikan gurame

Tahap demi Tahap Budidaya Ikan Gurame

  1. Pembenihan

Di dalam malaksanakan cara pembenihan gurame, langkah-langkah yang harus dijalankan meliputi pemeliharaan indukan, proses pemijahan, proses penetasan telur dan yang terakhir yaitu pemeliharaan larva hingga berumur 12-30 hari atau berukuran sebesar biji oyong. Jika larva sudah berumur 12-30 hari, maka larva tersebut harus segera di pindahkan pada kolam pendederan untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.

  1. Pendederan

Pada tahap pendederan ini, maka benih yang berukuran 10-15 gram per ekor harus dilakukan perawatan pada kolam pendederan hingga bobotnya mencapai 150 gram per ekor. Untuk mendapatkan bobot tersebut membutuhkan waktu selama 6 bulan pada awal penetasan. Namun beberapa peternak ada yang melakukan pendederan ini dimulai pada ikan gurame yang sudah cukup besar yaitu sekitar 15-30 gram per ekor, bahkan ada juga yang mendederkan ikan gurame pada saat masih berbentuk larva.

  1. Pembesaran

Inilah cara pembesaran ikan gurame. Setelah mencapai umur dan berat yang cukup saat dilakukan pendederan, maka langkah selanjutnya yaitu dilakukan tahap pembesaran. Pada tahap pembesaran ini benih dari hasil pendederan akan dipindahkan pada kolam pembesaran untuk dibesarkan hingga berukuran rata-rata sekitar 500 gram per ekor. Namun untuk menentukan sudah siap panen atau belumnya dapat di sesuaikan dengan permintaan pasar, karena beberapa konsumen ada yang membutuhkan ikan gurame berukuran rata-rata 1 kg per ekor.

Panen ikan gurame

  1. Panen

Jika bobot ikan gurame sudah mencapai bobot sesuai dengan permintaan, maka proses panen sudah siap dilakukan. Proses panen ikan gurame sebaiknya dilakukan pada pagi hari sekitar jam 05.00 sampai dengan jam 09.00, ini bertujuan agar ikan gurame tidak mengalami stres saat dilakukan penangkapan.

Langkah yang harus dilakukan dalam melakukan pemanennan ikan gurame yaitu dengan cara membuang semua air kolam melalui saluran pembuangan, setelah air kolam surut dan ikan berkumpul pada kemalir, maka gunakan alat-alat penangkapan ikan seperti serolan atau sejenisnya. Gunakan alat penangkapan ikan yang tidak akan melukai tubuh ikan.

Bagaimana, cukup mudah dan sederhana bukan?

Baca juga Cara membuat pakan ikan gurame

Itulah cara budidaya ikan gurame yang baik untuk pemula, semoga apa yang telah kami sampaikan diatas dapat bermanfaat untuk anda semua.